Jumat, 11 Mei 2012
BIOGRAFI IMAM ABU HANIFAH
Imam Abu Hanifah
Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab.
Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi Al-Kufi
Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia.
Selasa, 10 April 2012
SEJARAH PERADABAN ISLAM
DINASTI AYYUBIYAH DAN MAMLUKIYAH DI
WILAYAH MESIR DAN SEKITARNYA
A.
PENDAHULUAN
Perkembangan Islam sepeninggalan Rasulullah mengalami
perkembangan dan perluasan yang sangat luar biasa, mulai dari kepemimpinan
Khulafaur Rasyidin, sampai pada dinasti-dinasti besar dalam sejarah perjalanan
Islam. Tidak bisa dipungkiri kemajuan-kemajuan pada zaman dinasti Umayyah
(41-132 H/661-749 M), betapa berkembangnya islam pada zaman dinasti Abbasiyah
(132-656H/749-1200 M) pada dinasti ini bisa dikatakan sebagai dinasti keemasan
dalam Islam. Karena telah banyak berbagai kemajuan yang dihasilkan pada zaman
tersebut, telah lahir para tokoh-tokoh besar islam yang sangat berpengaruh pada
zaman itu. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan sangat terasa, kemajuan dalam
bidang sosial ekonomi dan peradaban sangat mengagumkan.
Kemajuan dan perkembangan dalam Islam yang sangat luar
biasa dalam sejarah dunia yang sedemikian itu ternyata tidak bisa bertahan
sampai zaman moderen. Banyak terjadi konflik-konflik baik dari internal sendiri
maupun dari eksternal yang sangat mempengaruhi perkembangan Islam, sehingga
islam mengalami kemunduran.
Akibat dari kemunduran dari dinasti-dinasti besar
tersebut, menjadikan banyak terlahir dinasti-dinasti kecil yang berusaha
mati-matian untuk tetap memperjuangkan Islam, dinasti-dinasti yang berjuang
untuk mengumpulkan kekuatan kembali dengan harapan Islam bisa kembali berjaya
dimuka bumi.
Meskipun Dinasti-dinasti kecil yang berjuang, meskipun
masa perjuangannya dan pemerintahannya tidak selama pada kejayaan dinasti umayyah
dan abbasiyah, namun pada zaman dinasti-dinasti kecil tersebut dipimpin oleh
pejuang-pejuang yang tidak kalah hebatnya dengan ppemimpin pada dinasti-dinasti
besar.
Dinasti Ayyubiyah dan Mamlukiyah merupakan bagian dari
dinasti kecil yang perjuangannya di akui oleh sejarawan non muslim. Kemajuan
dan perkembangannya tertulis pada tinta sejarah yang bisa di ikuti dan di
teladani oleh siapapuN. Untuk itulah perjuangan dari Dinasti Ayyubiyah dan
Mamlukiyah perlu untuk di tilik kembali dan dipelajari sepek terjangnya dalam
memperjuangkan misi Islam dimuka bumi ini.
Makalah ini akan mengkaji tentang sejarah dari Dinasti
Ayyubiyah dan Mamlukiyah, masa kemajuan dari Dinasti Ayyubiyah dan Mamlukiyah,
dan masa kemunduran dari Dinasti Ayyubiyah dan Mamlukiyah.
FILSAFAT ILMU
ILMU PENGETAHUAN DAN FILSAFAT DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
A. PENDAHULUAN
Suatu hari
ada seorang anak sedang bermain didapur, dia bermain selayaknya seorang ibu
yang sedang memasak. Anak tersebut sedang mencoba memasak air, di ambilah
sebuah panci, kemudian di isinya panci tersebut dengan air, selanjutnya
dinyalakan kompor dan diletakkan panci yang telah terisi air di atas kompor. Dia amati air yang sedang dimasak, tidak
berlangsung lama terjadilah perubahan pada air yang di masak. Air tersebut
mengalami perubahan yang di kenal dengan sebutan “mendidih”. Dalam benak dan
fikiran anak tersebut bertanya-tanya dalam hatinya mengapa air yang dipanaskan
bisa mendidih?
Cerita di
atas hanyalah sedikit gambaran dimana anak kecil di saat sudah mampu untuk
berfikir, meskipun masih sederhana cara berfikirnya, muncul rasa ingin tahu
atas suatu peristiwa yang di alaminya. Peristiwa yang di alami biasanya yang
dirasakan melalui alat inderanya, baik penglihatan, pendengaran, penciuman dan
sebagainya. Segala suatu peristiwa yang pernah dirasakan biasa dikenal dengan
sebutan pengalaman.
Kembali ke
cerita di atas, bahwa seorang anak kecil bisa merasa heran atas perubahan yang
di alami dalam eksperimen kecilnya, artinya secara tidak langsung anak tersebut
telah masuk pintu pertama dalam berfilsafat, yaitu proses berfikir dengan rasa
ingin tahu. Keadaan seperti itu memang wajar dan alamiah karena manusia memang
dikarunai ajal.
Langganan:
Postingan (Atom)